Laki – laki yang sudah berusia lanjut itu bernama Bapak Amari yang berasal dari daerah Kupang – Surabaya. Beliau tampak gagah dengan pakaian dinas veterannya. Beberapa bintang jasa dan penghargaan tampak tersemat di dadanya.

Begitu juga dengan sebuah medali penghargaan yang tampak menjuntai menghiasi tubuhnya. Menandakan begitu banyaknya jasa dan perjuangan yang telah dilakukan olehnya.

Namun sayang, nasib dan keadaan Bapak Amari cukup memprihatinkan. Sebagai veteran tentara Pembela Tanah Air ( PETA ) dalam pertempuran di Surabaya, Bapak Amari kehilangan mata kanannya. Hampir sebagian tubuh bagian kanannya terluka parah akibat ledakan mortir.

Karena cacat akibat terluka dalam pertempuran semasa perang kemerdekaan, setelah pengakuan kedaulatan Negara Indonesia oleh Belanda, Bapak Amari kemudian dikeluarkan dari Tentara Nasional Indonesia dan masuk dalam legiun cacat veteran.

Untuk bertahan dan menyambung hidupnya kala itu, beliau terpaksa mengais nafkah dengan berjualan Bakiak ( sandal tradsisional Jawa yang terbuat dari kayu).

Tak hanya Bapak Amari yang bernasib demikian karena ada banyak pejuang dan veteran lainnya yang bernasib kurang beruntung seperti beliau. Sebuah ironi karena mereka kemudian hidup merana di daerah yang telah mereka perjuangkan dengan mempertaruhkan hidup dan nyawa mereka.

Para veteran itu akan berkumpul dan menuturkan kisah hidup dan perjuangannya dalam aksi Peduli Veteran yang akan diadakan pada hari Minggu tgl 12 November 2012 dengan berpusat di kawasan Monumen Tugu Pahlawan – Surabaya.

Acara ini diadakan oleh komunitas Roode Brug Surabaya dalam rangkaian memperingati hari Kemerdekaan RI. Menurut Adi Setyawan, panitia yang sekaligus juga owner Roode Brug Souvenirs, kegiatan ini bertujuan agar generasi muda Surabaya tidak melupakan mereka yang telah berjuang dan berkorban demi kemerdekaan.

Dalam acara itu, segenap anggota komunitas Roode Brug Surabaya yang akan tampil dengan mengenakan kostum Tempo Doloe juga akan memberikan bantuan dan tali asih kepada para veteran itu sebagai bentuk rasa simpati dan kepedulian komunitas ini dan juga dari berbagai pihak lainnya.

Kegiatan itu terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung tanpa prosedur dan persyaratan yang rumit. Berkaitan dengan kegiatan dan misi sosial Peduli Pada veteran ini , Roode Brug Surabaya yang memiliki web www.roodebrugsoerabaia.com membuka rekening untuk menyalurkan bantuan tali asih pada para veteran.
Sedangkan informasi tentang aktifitas Group Roode Brug itu dan update data donasinya bisa di ketahui di link berikut ini: http://www.facebook.com/groups/176705222389940/
Sedangkan informasi tentang aktifitas Group Roode Brug itu dan update data donasinya bisa di ketahui di link berikut ini: http://www.facebook.com/groups/176705222389940/

Donasi Tali asih dapat disalurkan melalui rekening komunitas Roode Brug Suarabaya dibawah ini:
Rekening BCA an Dwi Fatrianto S : no rek 088 504 7152 atau
Rekening Bank Mandiri an : Rifkhi Sulaksmono : no 141 00 11 036 720

Bagi yang sudah transfer melalui rekening itu bisa konfirmasi ke :
Dwi Fatrianto: 083 83238 8822 atau Rifkhi : 087 855 161142
Informasi selengkapnya bisa menghubungi Ady Setyawan di 0878 5241 2254

Kegiatan Peduli pada Veteran yang digagas oleh Roode Brug Surabaya itu patut kita apresiasi dan didukung oleh siapa saja yang terketuk kepedulian dan hati nuraninya.

Dengan cara yang cukup mudah dan sederhana yang dibarengi dengan ketulusan dan tindakan nyata, ternyata kita bisa bertindak dan berbagi kepedulian pada mereka …Para PEJUANG yang nasibnya cukup merana di negeri ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar