​
Tampilkan postingan dengan label asal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 November 2013

Para Penjelajah Dunia Asal Indonesia

Inilah kisah petualangan yang bisa membuat orang berdecak kagum, hampir tak percaya dan penasaran. Kok bisa, bagaimana caranya dan buat apa? Bambang Hertadi Mas, Herman Wenas, Fazham Fadlil dan Jeffrey Polnaja adalah para penjelajah bumi dengan caranya masing-masing.

1. Bambang Hertadi Mas ( Sang penjelajah dunia dengan sepeda )





















Sosok yang lebih suka dipanggil Paimo ini, adalah pesepeda jarak jauh Indonesia. Hingga saat ini, Paimo sudah menjelajahi hampir seluruh kota di Indonesia dan negara-negara di lima benua. Berawal sejak SMP, Paimo bersepeda antar kota, kemudian antar kota antar provinsi, hingga antar kota antar pulau. Rute perjalanan bersepeda jauhnya sudah mirip seperti trayek bis malam saja.

Sukses menaklukkan jalanan dan gunung di setiap sudut Indonesia, Paimo merambah ke luar negeri. Sendirian, dijelajahinya negara-negara di benua Asia, Eropa, Afrika, Australia hingga Amerika. Kini, gurun-gurun dan dataran tinggi hingga pegunungan terkenal di seluruh dunia telah didatanginya dengan sepeda kesayangannya. Bahkan, 56 gunung di seluruh dunia telah didakinya. Dan 11 gunung di antaranya, dengan bersepeda atau menenteng sepeda. Belum cukup bersepeda dan mendaki gunung, jelajah gua juga dilakukannya. Rekornya? Melintasi 3 negara di Amerika Latin sejauh lebih dari 5.400 km, mencapai puncak gunung tertinggi di Afrika dengan ketinggian 5.896 di atas permukaan laut dan menuruni gua sedalam 284 m.


2. Herman wenas ( Sang penjelajah dunia dengan jalan kaki )




















Lain lagi yang dilakukan Herman Wenas. Memenuhi hobi berjalan sejak kecil, ia melakukan perjalanan keliling dunia dengan berjalan kaki. Awalnya, untuk latihan saja, jarak sejauh 7.500 km ditempuhnya berjalan kaki di Singapura, Malaysia, Cina, Hongkong hingga Amerika Serikat. Kemudian, jarak 1000 km ditempuhnya di Indonesia selama 33 hari, yang membuat namanya tercatat di Museum Rekor Indonesia-MURI.

Setelah itu, dalam rangka penggalangan dana pendidikan untuk anak-anak tak mampu di Indonesia, Herman Wenas kembali berjalan kaki sejauh 3.000 km di Korea Selatan dan Amerika Serikat. Busan ke Seoul sejauh 700 km disambanginya. Kemudian pantai barat Amerika, dari Portland di negara bagian Oregon, dilintasinya hingga ke Los Angeles sejauh 2.300 km. Pengalaman dilempari batu dan dicurigai sebagai teroris pernah dialaminya. Namun Herman tak surut semangat. Targetnya? Memecahkan rekor dunia berjalan kaki sejauh 29.000 km!

3. Fazham Fadlil ( Sang penjelajah dunia dengan kapal layar seorang diri )
















Sementara bagi Fazham Fadlil, laut adalah istri pertamanya. Bagi Sam, panggilan akrab Fazham, laut selalu menarik hatinya. Hal inilah yang mendorong Sam akhirnya selalu bekerja di kapal pesiar. Saat usia 20 tahun, Sam nekat menggelandang secara ilegal di New York, Amerika Serikat. Ia kabur dari kapal saat kapal pesiar tempatnya bekerja bersandar di pelabuhan kota itu. Dan New York membuainya dengan berbagai pengalaman hidup hingga 20 tahun lamanya.

Hingga akhirnya, jiwa baharinya memanggil kembali. Ditinggalkannya segala kenikmatan hidup di New York, demi keinginan berlayar jauh. Tak tanggung-tanggung, Indonesia ingin didatanginya dengan kapal layar kecil sepanjang 12 meter. Dan akhirnya, pelayaran dari pelabuhan New York, melintasi samudera Atlantik, Lautan Karibia, melewati terusan Panama, membelah samudera Pasifik hingga menyusuri selat-selat dan laut di Indonesia bagian timur, Sam berlabuh di Tanjung Priok Jakarta. Hampir separuh wilayah air di bumi diarunginya. Selesai? Tidak. Sam masih ingin berlayar lagi.


4. Jeffry Polnaja ( Sang penjelajah dunia dengan sepeda motor )













Sedangkan bagi JJ, sapaan akrab Jeffrey Polnaja, berkeliling dunia dengan sepeda motor adalah lentera jiwanya. Pehobi otomotif asal Bandung ini, sukses melintasi 3 benua, Asia, Afrika dan Eropa dengan motor BMW R1150GS Adventure. 72 negara telah disinggahinya selama 2 tahun 8 bulan. Perjalanan ini dilakukannya dengan tema Ride For Peace. Menyebarkan pesan perdamaian dari Indonesia ke seluruh dunia.

Berbagai pengalaman unik, lucu hingga menegangkan telah dialaminya. Mulai dari selalu menjadi selebriti dadakan di setiap negara yang disinggahinya hingga makan minum dan menginap hotel secara gratis. Berkendara di wilayah bersuhu minus 15 derajat celsius, hingga melintasi padang pasir bersuhu di atas 40 derajat celsius pun pernah dijalaninya. Juga saat harus bermanuver liar menghindari berondongan senapan mesin di daerah konflik. Termasuk saat harus tersesat dengan tangan retak, karena motor dan penunjuk arahnya rusak ditabrak pengendara mobil mabuk di sebuah gurun pasir.

Total sekitar 120.000 km telah ditempuh JJ bersama motornya. Itu sama artinya sejauh tiga kali keliling bumi. Bulan Mei mendatang, JJ akan berangkat lagi. Benua Australia dan Amerika adalah ladang penjelajahan JJ selanjutnya.
{ Read More }


Sabtu, 23 November 2013

Yubari King Melon Termahal Asal Jepang


Apakah anda tahu buah termahal di dunia ini? Jawabannya adalah Yubari, melon yang berasal dari Jepang. Harga melon ini pada umumnya dapat mencapai Rp 450 ribu hingga hampir Rp 1 juta. Namun yang lebih gila lagi, buah Yubari ini sempat dilelang dengan harga 1 juta yen atau sekitar Rp 116 juta. Lantas, apa yang membuat buah ini sangat spesial sehingga harganya sangat mahal? Jika  penasaran, yuk tengok artikel berikut ini.
Sepasang Melon Yubari King
Harga biasanya melon Yubari Jepang ini memang sudah sangat mahal untuk ukuran buah. Alasannya adalah karena melon Yubari King hanya dapat dibiakkan oleh petani-petani di sebuah daerah bernama Yubari, Jepang. Melon Yubari ini merupakan buah hasil persilangan 2 jenis melon. Hasil persilangan tersebut akan menghasilkan melon kuning yang manis, besar, dan bentuknya proporsional. Buah melon Yubari ini ibaratnya sama dengan daging Kobe yang mahal. Karena daging kobe hanya diproduksi di Jepang, sehingga hasil produksinya pun terbatas.
Namun, ada sebuah melon Yubari yang sangat spesial sehingga sampai dilelang segala. Sepasang buah Melon Yubari dari Hokkaido itu telah terjual dalam lelang pertama untuk kategori buah pada tahun ini. Pemenang lelang tersebut adalah seorang penjual grosir sayur dari Hokkaido. Pria tersebut meminta broker lelang agar memastikan agar ia mendapatkan tempat teratas dalam pelelangan tersebut. Pria tersebut rela membayar 1 juta yen demi melon Yubari yang akan dipajangnya pada toko buahnya. Ia juga mengatakan bahwa buah tersebut baru akan disajikan kepada pelanggannya setelah matang. Yang membuat melon Yubari ini begitu spesial adalah proses nya yang membuat kualitas buah menjadi yang terbaik. Karena ternyata setelah buah melon ini melewati musim dingin yang bersalju, akan menghasilkan rasa melon yang bertambah manis. http://jadiberita.com
{ Read More }


IconIconIconFollow Me on Pinterest